February 24, 2020

Menurunkan Berat Badan

Jika Anda selalu bermimpi diet, tetapi belum menyadarinya, bulan Ramadhan mungkin waktu yang tepat. Namun, Anda perlu cara untuk menurunkan berat badan yang pasti efektif. Karena banyak orang menambah berat badan saat puasa. Agar Anda terlihat baik ketika liburan datang nanti, pertama-tama pertimbangkan bagaimana menurunkan berat badan saat puasa aman dengan tujuh strategi berikut.
Cara menurunkan berat badan saat puasa itu aman dan efektif

  1. Perbanyak makan serat dan protein saat sahur dan buka

Saat makan sahur dan berbuka puasa, pastikan makanan Anda kaya serat dan protein. Alih-alih makanan berkalori tinggi, serat akan diserap dan dicerna oleh tubuh untuk waktu yang lebih lama. Anda juga bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa dan mencegah kelaparan saat puasa.

Makanan kaya serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan, jadi ketika saatnya makan malam setelah berbuka puasa, Anda tidak menjadi gila dan malah makan terlalu banyak.

  1. Hindari makanan dan minuman manis

Bahkan jika Anda harus berhenti berpuasa, gunakan sesuatu yang manis untuk memulihkan energi, tetapi jangan tertidur sampai terlalu banyak. Terlalu banyak makanan dan minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh, yang mengganggu pola makan.

Alasannya adalah bahwa selama puasa produksi insulin dalam tubuh menurun. Meskipun insulin berfungsi mengubah gula menjadi sumber energi. Jika gula tidak diubah menjadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Itu sebabnya makan hidangan manis saat puasa bisa membuat Anda gemuk.

Oleh karena itu, yang terbaik adalah memilih makanan dengan karbohidrat kompleks untuk menambah energi. Misalnya dari buah, sayur dan beras merah.

Menurunkan Berat Badan

  1. Lakukan olahraga

Bukan karena Anda sedang berpuasa dan Anda tidak makan banyak, Anda mungkin malas. Olahraga sebenarnya bisa menjadi cara menurunkan berat badan selama puasa yang efektif.

Biasanya tubuh menghasilkan energi dengan membakar glukosa (gula). Namun, ketika Anda berpuasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh Anda akan mencari sumber energi lain, yaitu cadangan lemak. Karenanya, berolahraga saat puasa dapat memicu pembakaran lemak berlebih di dalam tubuh.

  1. Minumlah banyak air

Pastikan untuk tetap minum banyak air selama bulan puasa, setidaknya 8 gelas sehari. Anda dapat menggunakan rumus 2-4-2: dua gelas saat fajar, dua gelas saat berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih dan 2 gelas sebelum tidur.

Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa air minum dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh Anda bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar oleh tubuh.

  1. Hindari makan sahur dan membukanya dengan makanan yang digoreng

Setelah menahan lapar selama sehari, Anda mungkin tergoda untuk makan makanan berlemak saat berbuka puasa. Hati-hati, mengonsumsi makanan yang digoreng sarat lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa masih bisa membuat Anda bertambah berat badan.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi selama puasa, gantilah dengan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan karena mereka tidak meningkatkan kadar kolesterol. Anda bisa mendapatkan asupan lemak tak jenuh dari kacang, alpukat, dan ikan.

  1. Tidur yang cukup

Tidur bisa menjadi cara untuk menurunkan berat badan selama puasa yang berhasil. Sebab, kurang tidur saat puasa akan mengganggu sistem metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak efektif membakar cadangan lemak.

Selain itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan peningkatan nafsu makan. Anda bisa ketika saatnya berbuka puasa menjadi gila dan makan terlalu banyak.

  1. Jaga porsi makanan saat puasa rusak

Bahkan jika Anda tidak makan, ngemil, atau minum sepanjang hari, Anda masih perlu menyimpan porsi makanan saat sahur dan berbuka puasa. Makan dengan porsi berlebihan tiba-tiba bisa meningkatkan gula darah. Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, tubuh tidak memproduksi banyak insulin selama puasa. Gula hanya akan diubah menjadi lemak dalam tubuh.

Untuk menghindari makan berlebihan, coba gunakan piring yang lebih kecil. Anda juga bisa bangun atau berbuka puasa dengan makanan yang bisa membuat Anda cepat kenyang seperti sup.

Baca Juga :