November 12, 2019

Gejala Asma Yang Paling Mudah Dikenali

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang dapat menyerang siapa saja kapan saja. Gejala asma tidak boleh diremehkan. Selain mengganggu aktivitas, asma yang tidak diobati dapat membahayakan nyawa pasien. Kita tahu semua fitur asma yang dapat timbul selama serangan berulang, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Gejala asma yang paling khas

Asma terjadi ketika saluran pernapasan menjadi meradang dan kemudian membengkak dan menyusut. Saluran udara yang melapisi jaringan juga menghasilkan lendir lebih sering dan lebih dari biasanya, sehingga mempersempit soket. Akibatnya, pasokan udara segar yang mengalir masuk dan keluar paru-paru menjadi sangat terbatas. Anda juga akan merasa lebih sulit bernafas dengan bebas.

Gejala asma umumnya kambuh saat Anda terkena pemicu. Setiap orang mungkin mengalami gejala yang berbeda dan intensitas gravitasi mungkin juga berbeda. Beberapa percaya bahwa gejalanya hanya singkat dan ringan, tetapi beberapa sangat parah sehingga melemah.

Demikian pula, frekuensi waktu muncul. Anda dapat mencoba serangan asma setelah sekian lama tanpa pernah jatuh kembali. Sementara itu, orang lain mengalami gejala secara teratur setiap hari, bahkan jika ada yang hanya pada malam hari atau hanya ketika mereka melakukan kegiatan tertentu.

Namun secara umum, berikut adalah beberapa tanda atau fitur asma yang dapat Anda kenali dengan mudah:

  • Batuk

Salah satu ciri asma yang paling khas adalah batuk keras yang persisten. Batuk karena asma bisa berupa batuk kering atau dahak.

Gejala batuk asma timbul karena saluran udara (bronkus) membengkak dan menyusut sehingga paru-paru tidak menerima oksigen yang cukup. Umumnya batuk cenderung memburuk setelah beraktifitas. Gejala-gejala ini dapat kambuh bahkan di malam hari, sehingga menyulitkan mereka yang menderita tidur dan sering terbangun di malam hari.

Kondisi ini membuat penderita asma membutuhkan lebih banyak obat untuk meringankannya.

  • Mengi

Batuk asma sering disertai dengan gejala mengi. Mengi adalah bunyi desis atau “ngik ngik” yang Anda dengar setiap kali Anda bernapas. Suara ini berasal dari udara yang dikeluarkan melalui saluran udara yang sempit dan tersumbat.

Mengi umumnya meningkat saat Anda bernapas atau menarik napas. Ini sering terjadi bahkan sebelum atau selama tidur.

Desah adalah salah satu dari banyak gejala asma yang dapat dikenali. Batuk kering kronis yang tidak disertai mengi dapat mengindikasikan bahwa Anda memiliki varian batuk untuk asma.

Namun, mengi tidak selalu berarti Anda menderita asma. Mengi juga bisa menjadi gejala masalah kesehatan lainnya seperti penyakit paru obstruktif kronik (COPD), bronkitis dan pneumonia.

  • Napas pendek

Ciri-ciri lain dari asma yang perlu diwaspadai adalah sesak napas. Saluran udara yang tersumbat dan tersumbat tidak dapat mengeluarkan lebih banyak udara segar dari biasanya, sehingga napas menjadi lebih pendek dan dangkal. Awam lebih akrab dengan menggambarkan kondisi ini sebagai terengah-engah dengan pernapasan.

Gejala sesak napas karena asma biasanya muncul setelah terpapar dengan pemicu dan bahkan dapat terjadi setelah menyelesaikan olahraga atau aktivitas fisik yang intens.

Pemicu asma untuk setiap orang mungkin berbeda. Bisa dari asap rokok, polusi udara, debu, bulu bintang, bahan kimia dalam produk rumah tangga atau kosmetik. Bukan hanya itu. Stres emosional, perubahan iklim yang ekstrem, dan penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memicu gejala sesak napas.

Sesak napas juga dapat menyebabkan perasaan cemas, yang selanjutnya memperparah gejala asma. Itu sebabnya jangan panik ketika asma mulai kambuh. Sejauh mungkin, tenang dan tarik nafas perlahan.

  • Kekakuan toraks

Saluran pernapasan (bronkus) ditutupi oleh serat otot. Peradangan akibat asma dapat membuat otot menjadi kaku atau kaku, yang membuat dada terasa kuat. Perasaan ini sering digambarkan sebagai seseorang yang membungkus tali ketat di sekitar bagian atas dada.

Gejala-gejala asma ini dapat membuatnya lebih sulit untuk bernapas dan merasakan sakit setiap kali Anda mengambil napas. Dada Anda mungkin terlihat hancur atau hancur oleh benda berat. Bahkan gejala batuk dan mengi bisa membuat perasaan ini lebih buruk.

Baca juga :